Bumi dari Jarak 160 Ribu Km: Foto Misi Artemis II Bikin Publik Terpukau

Apr 5, 2026 - 17:43
 0  5
Bumi dari Jarak 160 Ribu Km: Foto Misi Artemis II Bikin Publik Terpukau
Foto Bumi Misi Artemis II

Badan antariksa Amerika Serikat, NASA, merilis foto terbaru Bumi yang diambil dalam misi Artemis II. Gambar tersebut menampilkan Bumi sebagai bola biru terang yang tampak kecil, mengambang di tengah gelapnya ruang angkasa.

Foto diambil oleh komandan misi, Reid Wiseman, saat kapsul Orion berada sekitar 160 ribu kilometer dari Bumi. Momen ini terjadi beberapa hari setelah peluncuran misi dari Kennedy Space Center pada Rabu (1/4).

Misi ini membawa empat astronaut, yakni Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen. Mereka menjalankan misi berawak pertama yang meninggalkan orbit rendah Bumi sejak era program Apollo program lebih dari 50 tahun lalu.

Alih-alih teknologi roket, perhatian publik justru tertuju pada foto-foto yang dikirim dari luar orbit Bumi. Salah satu gambar memperlihatkan lengkungan Bumi dari jendela Orion, sementara foto lainnya menangkap bentuk Bumi secara utuh.

Dalam foto tersebut, Bumi terlihat seperti bola biru bercahaya dengan lapisan awan putih yang membentuk pusaran halus. Garis tipis antara siang dan malam tampak membelah permukaan, bahkan cahaya aurora terlihat menyelimuti area kutub dalam beberapa gambar.

Wiseman menggambarkan pengalaman itu sebagai sesuatu yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Ia menyebut pemandangan tersebut sebagai momen yang sangat mengagumkan.

Foto-foto ini langsung dibandingkan dengan citra legendaris “Blue Marble” yang diambil dalam misi Apollo 17 pada 1972. Bedanya, gambar dari Artemis II hadir dengan resolusi lebih tinggi dan dirilis di era digital yang membuat dampaknya terasa lebih luas.

Di luar aspek visual, foto-foto tersebut juga mengingatkan pada fenomena psikologis yang dikenal sebagai overview effect, yakni perubahan cara pandang astronaut saat melihat Bumi dari kejauhan—di mana batas negara seakan hilang dan Bumi tampak sebagai satu kesatuan yang rapuh.

Secara teknis, Artemis II menjadi langkah penting dalam ambisi jangka panjang NASA untuk kembali mengirim manusia ke Bulan. Dalam misi ini, kru tidak mendarat, melainkan hanya mengelilingi Bulan sebelum kembali ke Bumi.

Penerbangan dilakukan menggunakan lintasan free-return, yaitu jalur yang memungkinkan pesawat mengitari Bulan dan kembali ke Bumi dengan bantuan gravitasi alami. Seluruh misi dijadwalkan berlangsung sekitar 10 hari.

Selain itu, NASA juga memanfaatkan misi ini untuk menguji berbagai sistem penting, mulai dari navigasi jarak jauh, komunikasi luar angkasa, hingga ketahanan pelindung panas kapsul Orion saat kembali memasuki atmosfer Bumi.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, NASA akan melanjutkan ke misi berikutnya, yaitu Artemis III, yang ditargetkan menjadi momen kembalinya manusia ke permukaan Bulan untuk pertama kalinya sejak 1972.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0