Viral “Meteor” di Langit Lampung, Badan Riset dan Inovasi Nasional Tegaskan Itu Sampah Roket China
Fenomena benda bercahaya yang sempat viral di langit Lampung dan Banten pada Sabtu malam (4/4) akhirnya terungkap. Badan Riset dan Inovasi Nasional memastikan objek tersebut bukan meteor, melainkan sampah antariksa yang masuk kembali ke atmosfer Bumi.
Profesor Astronomi BRIN, Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa cahaya terang yang terlihat dan pecah menjadi beberapa bagian itu merupakan sisa material peluncuran luar angkasa.
Menurut hasil analisis, objek tersebut berasal dari roket Tiongkok tipe Long March 3B. Roket itu terdeteksi melintas dari arah India menuju Samudera Hindia, tepatnya di sekitar wilayah barat Sumatera.
Fenomena ini terlihat jelas oleh masyarakat karena objek mengalami penurunan ketinggian drastis saat memasuki atmosfer. Sekitar pukul 19.56 WIB, ketinggiannya sudah turun di bawah 120 kilometer, membuatnya terbakar akibat gesekan dengan atmosfer.
Saat proses itu terjadi, material roket pecah menjadi beberapa bagian dan menghasilkan cahaya terang yang sempat disangka sebagai meteor oleh warga.
Sebelumnya, video penampakan benda bercahaya tersebut ramai beredar di media sosial. Banyak warganet mengira itu adalah hujan meteor atau benda asing dari luar angkasa.
BRIN menegaskan bahwa fenomena seperti ini merupakan kejadian yang bisa terjadi ketika sampah antariksa kembali masuk ke atmosfer Bumi dan umumnya akan habis terbakar sebelum mencapai permukaan.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0

